Ahok Mendapatkan Remisi Natal Dengan Syarat Patuh Didalam Penjara

by -255 views
Ahok Mendapatkan Remisi Natal Dengan Syarat Patuh Didalam Penjara

Kementrian hukum dan HAM memberikan remisi natal 2018 kepada Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Ade Kusmanto selaku kepala bagian Humas Ditjen PASa kemenkumham menyatakan jika pengurangan masa tahanan atau remisi diatur dalam pasal 14 UU Nomor 12 Tahun 1995 Poin (i). “Bahwa setiap narapidana berhak mendapatkan remisi”

Remisi ini ditetapkan dan menunggu surat keputusan mentri hukum dan HAM dengan syarat Ahok secara total harus menaati segala peraturan selama masa pidana dirinya.

Ahok telah divonis Pengadilan Negeri Jakarta Utara dengan pidana penjara dua tahun karena terbukti melanggar Pasal 156 huruf a KUHP tentang penodaan agama.

Ade merinci bahwa Ahok ditahan per 9 Mei 2017 dan telah mendapat remisi Natal 2017 selama 15 hari dan remisi umum 17 Agustus 2018 selama dua bulan.

Pada 25 Desember 2018 ini diusulkan untuk mendapat remisi Natal 2018 selama satu bulan.

“Jadi total remisi didapat tiga bulan 15 hari. Jika diperhitungkan sejak tanggal penahanan 9 Mei 2017, maka diperkirakan akan bebas pada Januari 2019,” kata Ade.

Pertimbangan pemberian remisi Natal ini karena Ahok berkelakuan baik, dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.

Selain itu, kata Ade, mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam enam bulan terakhir.

Loading...