PKS : Boleh Main Kampanye Negatif !

by -288 views
PKS Boleh Main Kampanye Negatif

Sohibul Iman selaku Presiden dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta seluruh kader dan para calon anggota legislatif untuk lebih banyak melakukan hal dalam berkampanye baik positif maupun negatif.

“Saya dalam beberapa kesempatan 80 persen dalam kampanye kita, harus positive campaign. Silakan antum masuk ke negative campaign, cukup 20 persen,” kata Sohibul dalam pidato di acara Konsolidasi Akbar Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu (14/10).

Seperti yang dikatakan Sohibul adalah kampanye negatif meliputi kelemahan lawan melalui fakta-fakta yang terjadi, dengan cara menjatuhkan moral lawan kampanye. ini sangat diperbolehkan karena tidak menyebarkan kebohongan kepada masyarakat.

Di sisi lain, Sohibul juga melarang para kadernya untuk melakukan kampanye hitam (black campaign). PKS, kata dia, tidak menoleransi kampanye hitam yang termasuk bagian dari fitnah atau Hoax yang berkembang belakangan ini, salah satunya adalah kasus Ratna Sarumpaet.

Kampanye negatif berbeda dengan kampanye hitam. Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pernah menyatakan perbedaan mendasar antara kampanye hitam dengan kampanye negatif adalah kampanye negatif sesuai fakta, sedangkan kampanye hitam tidak sesuai fakta.

“Jangan sampai serangan udara kita salah sasaran malah nembak pasukan kita di darat. saya kira ini tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Sebab, menurut Sohibul, ketika seorang public figure salah melontarkan statement, maka yang jadi korban adalah pasukan yang di lapangan.

“Mereka kesulitan menjelaskan kepada masyarakat apa yang antum maksudkan, terlebih kalau itu kesalahan fatal. Ini yang harus diperhatikan,” lanjut Sohibul.

Selain itu, Sohibul berpesan agar kadernya tidak melakukan politik uang, apalagi yang menyasar kelas menengah. Sebab, dia mengklaim penggunaan politik uang tidak efektif.

“Jadi Insyaallah kelas menengah sentuh dengan hal yang rasional. Mereka tidak perlu kita beri uang, mereka akan mendukung kita semua,” ucap Sohibul.

Loading...